Rabu, 14 April 2021

4 kompetensi guru profesional

 Ada empat kompetensi yang harus dimiliki guru. Jadi apa itu? Pedagogi, Profesional, Kepribadian, dan Sosial. Sekarang mari kita bahas pedagoginya dulu, kompetensi ini diperlukan untuk membaca karakteristik siswa, melalui kompetensi ini guru dengan mudah memahami kebutuhan, latar belakang dan minat masing-masing siswa. Hal tersebut harus menjadi pertimbangan jika kita ingin menciptakan pembelajaran yang berkualitas. Guru harus mengetahui bagaimana menghadapi karakteristik siswa beserta penilaian mengapa siswa berperilaku tidak pantas. Pedagogi juga merupakan disiplin ilmu yang berhubungan dengan teori dan praktek mengajar. Dalam pedagogi, guru menginformasikan strategi pengajaran, metode dan tindakan guru terhadap teori pembelajaran. Kompetensi kedua adalah profesional. Apa yang profesional? Dalam konteks umum profesional berkaitan dengan suatu profesi atau setiap orang yang berurusan dengan pekerjaan atau profesinya. Profesional juga menggambarkan standar pendidikan dan pelatihan yang mempersiapkan guru untuk benar-benar memahami profesionalisme mereka sebagai pengetahuan dan keterampilan khusus yang diperlukan untuk menjalankan peran khusus mereka dalam profesi tersebut. Para profesional bekerja bersama dengan tekad untuk mencapai tujuan pendidikan. Kompetensi kedua ini sangat dianjurkan untuk dimiliki oleh semua guru. Ketiga adalah kepribadian. Jadi mengapa guru perlu berkepribadian. Kepribadian yang baik akan membawa siswa ke jalan yang benar. Pada dasarnya kepribadian dapat diartikan sebagai cara berinteraksi dengan keadaan dan individu lain. Artinya, guru harus menjadi orang yang interaktif dan baik dalam bidang pekerjaannya. Mereka tahu bagaimana berperilaku dengan pasangannya dan siswa akan dicontohkan oleh siswa. Melalui kepribadian, guru dapat menjadi contoh yang baik bagi siswa dan tahu bagaimana menghadapi keadaan yang berbeda tersebut.Kompetensi terakhir adalah sosial. Kompetensi ini membangun kapasitas bagaimana menghadapi hal-hal sosial, guru harus peka terhadap masalah yang ada disekitarnya. Guru tidak dapat bekerja sendiri, mereka membutuhkan individu lain di sekitar sekolah untuk mengontrol aktivitas siswa di sekolah. Guru harus bekerja dengan masyarakat untuk mendorong siswa belajar dan mempelajari hal-hal baru di masyarakat. Di sini, guru harus memiliki akses yang baik ke masyarakat. Dimungkinkan untuk mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa untuk membahas perkembangan siswa dan mencari cara untuk meningkatkan kapasitas sekolah menuju pembangunan masyarakat. Kompetensi sosial juga mencerminkan kapasitas guru untuk mengambil pandangan atau gagasan orang lain tentang suatu situasi. Kompetensi tersebut sangat dibutuhkan untuk menghasilkan guru yang berkualitas di bidang pengajaran. Sudah usang membutuhkan penerimaan perubahan dengan sepenuh hati. Guru terbaik tidak diciptakan untuk menjadi pribadi yang pasif tetapi mereka harus menjadi orang yang energik untuk memfasilitasi, memotivasi, dan mendidik siswanya untuk menjadi agen perubahan sejati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar