nama : muhammad parizurrahman
Kelas : Pai 4A
Nim : 11901274
METODE Media Pembelajaran dibagi menjadi dua kata yaitu pembelajaran dan media. Kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti tengah, perantara atau pengantar. Dalam bahasa Arab, media adalah perantara atau penyampai pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Menurut Gerlach dan Ely yang dikutip oleh Arsyad, media pada umumnya adalah manusia, materi, dan peristiwa yang membangun kondisi agar siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Istilah media berasal dari bahasa latin medius yang berarti tengah, perantara, atau pengantar. Dalam bahasa Arab, media adalah (وسال (perantara atau utusan pengirim kepada penerima pesan [4]. Media sebagai alat memudahkan guru untuk menyampaikan pesan dari materi pelajaran kepada siswa. Menurut [5] istilah media yang berasal dari bahasa Latin dan bentuk jamaknya adalah medium, media secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Arti umum adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi. Proses belajar mengajar pada dasarnya juga merupakan proses komunikasi, sehingga media yang digunakan dalam pembelajaran disebut media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan bagian dari suatu sumber belajar yang merupakan gabungan antara perangkat lunak (materi pembelajaran) dan perangkat keras (alat pembelajaran). Dengan media pembelajaran guru tidak akan kesulitan dalam menyampaikan pesan materi pelajaran dan siswa merasa lebih efektif untuk menerima pesan-pesan. Sedangkan belajar atau phrasing yang lebih akrab sebelum “mengajar” adalah usaha untuk mengajar para siswa . Mengatakan bahwa belajar adalah kombinasi yang terdiri dari unsur manusia, bahan, fasilitas, peralatan dan prosedur yang saling mempengaruhi untuk mencapai tujuan pembelajaran. Selanjutnya Hamalik membedakan makna media menjadi dua: dalam arti sempit dan dalam arti luas. Dalam arti sempit, media pengajaran hanya mencakup media yang dapat digunakan secara efektif dalam proses pengajaran yang direncanakan. Padahal, dalam arti luas, media tidak hanya mencakup media komunikasi elektronik yang kompleks, tetapi juga alat-alat sederhana, seperti slide, fotografi, diagram, dan bagan buatan guru, benda nyata, dan studi banding. Sejalan dengan pandangan tersebut, guru juga dianggap sebagai media presentasi, selain radio dan televisi karena sama-sama membutuhkan dan menggunakan banyak waktu untuk menyampaikan informasi kepada siswa. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, belajar adalah suatu proses dan cara agar orang atau manusia mau belajar. Peran guru dalam mengembangkan media sangat berpengaruh untuk mempengaruhi proses pembelajaran karena pada dasarnya kepribadian guru memiliki hubungan dengan siswa. Kompetensi mengajar dan peduli terhadap keterampilan siswa juga dapat mempengaruhi proses pembelajaran. Seorang guru yang tidak mampu menjelaskan dengan baik dan kurangnya pemahaman materi pelajaran akan berdampak pada kurangnya dorongan kepada siswa. Oleh karena itu, di era kemajuan teknologi, guru tidak cukup dengan kemampuan biasa saja. Media pembelajaran adalah perantara penyampaian materi pelajaran kepada siswa dengan menggunakan alat-alat tertentu agar siswa dapat memahami dengan cepat dan menerima ilmu dari pendidik. Untuk membuat media pembelajaran diperlukan kreativitas dan inovasi dari para pendidik. Media pembelajaran yang kreatif dan inovatif akan menciptakan gairah belajar siswa. Seorang guru harus dipersiapkan dengan baik untuk sebuah gerakan baru dan harus mendidik siswa berdasarkan zamannya. Jenis Media Pembelajaran di Era Digital Jenis media pembelajaran di era digital ini pertama-tama memilih alat peraga yang menjadi media pembelajaran pada mata pelajaran yang akan disesuaikan karena jika media pembelajaran tidak sesuai untuk menyampaikan materi tentu akan membuat proses pembelajaran di kelas menjadi tidak efektif. Seorang guru harus memilih media pembelajaran yang tepat dengan materi pelajaran. Kedua, menggunakan powerpoint untuk membantu menyampaikan materi pelajaran. Powerpoint tidak hanya berguna untuk perjuangan dalam proses pembuatan presentasi, tetapi juga untuk mempermudah proses setting dan pencetakan slide presentasi serta pembuatan materi presentasi baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy. Powerpoint memungkinkan pengguna untuk memasukkan media suara, gambar dan video ke dalam presentasi sehingga presentasi terlihat lebih menarik. Dengan menggunakan Powerpoint, kita dapat menyampaikan beberapa poin penting dalam diskusi seminar sehingga peserta seminar dapat mengetahui kerangka tema seminar dengan mudah. Selain membantu penyampaian materi presentasi, cara membuat Powerpoint juga cukup mudah. Ketiga, di era digital, sistem pembelajaran berbasis online semakin diminati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar